Minggu, 13 April 2014

Clara C Herlinda
041211231069
Teori Organisasi
Teknologi


Teknologi pada dasarnya merujuk pada informasi, peralatan, teknik, dan proses yang dibutuhkan untuk merubah input menhadi output dalam suatu organisasi. Terdapat tiga kontribusi utama yang mengantarkan kita pada pemahaman teradap teknologi, yaitu:
  1. Joan Woodward
Dalam penelitiannya Woodward menyampaikan ada 3 jenis teknologi produksi, yaitu unit, massa, dan proses. Produsen unit akan memanufaktur produk atas permintaan pembeli. Produsen massal akan membuat produk dalam batch yang besar atau yang diproduksi secara massal. Pada process production, termasuk didalamnya produsen proses otomatis yang berjalan terus menerus. Kontribusi tamanya terletak pada pengidentifikasian hubungan yang mencolok antara kelas kelas teknologidengan struktur selanjutnyadari perusahaan perusahaan tersebut, dan menunjukan bahwa keefektifan perusahaan tersebut ada kaitannya dengan kecocokan antara teknologi dengan struktur.
  1. Charles Perrow
Perrow mengidentifikasikan teknologi sebagai tindakan yang dilakukan individu terhadap sebuah objek, dengan atau tanpa bantuan alat atau perlengkapan mekanis, untuk membuat perubahan tertentu pada objek tersebut. Perrow lebih memperhatikan teknologi pengetahuan daripada teknologi produk. Ada 2 dimensi dasar yang disampaikan Perrow mengenai teknologi pengetahuan, yaitu:
  • Task variability yaitu dimensi yang memperhatikan jumlah pengecualian yang dihadapi seorang dalam pekerjaannya. Pengecualian tersebut jumlahnya sedikit jika pekerjaan itu mempunyai tingkat rutinitas yang tinggi.
  • Problem analyzability yaitu dimensi yang menilai jenis prosedur pencarian yang diikuti untuk mendapatkan metode yang berguna agar dapat memberikan respons secara memadai terhadap pengecualian tugas.
Kedua dimensi tersebut dapat dikombinasikan untuk membangun matriks 2x2 yang mewakili 4 jenis teknologi:
  • Routine: mempunyai sedikit pengecualian dan masalah yang mudah dianalisis.
  • Engineering: mempunyai banyak pengecualian, tetapi dapat ditangani secara rasional dan sistematis.
  • Craft: ada kaitannya dengan masalah yang relative sukar, tetapi dengan sejumlah pengecualian yang terbatas.
  • Non-routine: memiliki ciri banyak pengecualian dan sukar dianalisis


Teknologi
Formalisasi
Sentralisasi
Rentang kendali
Koordinasi dan control
Routine
Tinggi
Tinggi
Lebar
Perencanaan dan peraturan kaku
Engineering
Rendah
Tinggi
Moderat
Laporan dan rapat
Craft
Moderat
Rendah
Moderat-lebar
Pelatihan dan rapat
Non-routine
Rendah
Rendah
Moderat-sempit
Norma dan rapat kelompok


  1. James Thompson
Kontribusi Thompson terletak pada upaya untuk menunjukan bahwa teknologi menentukan pemilihan strategi untuk mengurangi ketidakpastian dan bahwa pengaturan struktur yang spesifik dapat membantu dikuranginya ketidakpastian. Ia mengusulkan 3 jenis teknologi yang didiferensiasi berdasar tugas yang dilaksanakan oleh suatu unit organisasi, yaitu:
  • Long linked technology: merupakan tugas atau operasi yang saling berhubungan. Teknologi ini memiliki ciri sekuen langkah berulang tetap.
  • Mediating technology: teknologi yang menghubungkan klien, baik yang ada pada sisi masukan maupoun keluaran organisasi. Cirinya memiliki saling ketergantungan kelompok.
  • Intensive technology: tanggapan yang disesuaikan dengan berbagai kontingensi. Tanggapan yang tepat bergantung pada sifat dari masalah dan keanekaragaman masalah tersebut, yang tidak diramalkan secara tepat. Dicirikan memiliki saling ketergantungan respirokal)


Pengaruh Industri dan besaran teknologi
    Industry menghambat pilihan teknologi. Tetapi organisasi harus mencapai suatu besaran tertentu sebelum kemajuan dapat diperoleh dari keuntungan yang ditawarkan teknologi yang lebih kompleks. Keputusan untuk menerima sebuah teknologi yang kompleks mungkin tidak akan diambil sampai organisasi tersebut mencapai besaran yang cukup untuk menggunakan kesempatan yang diberikan oleh economic of scale. Dengan demikian besaran menentukan teknologi. Hubungan kenologi dengan struktur (kompleksitas, formalisasi, sentralisasi):
  • Teknologi dengan kompleksitas: positif (searah)
  • Teknologi dengan formalisasi: positif (searah)
  • Teknologi dan sentralisasi: tidak konsisten.


NAMA    : ROY QURROTU AININ
NIM        : 041211231247
S1 MANAJEMEN
TEKNOLOGI


Teknologi merujuk kepada organisasi, peralatan, teknik, dan proses yang dibutuhkan untuk mengubah masukan menjadi keluaran dalam organisasi. Terdapat 3 kontribusi utama yang mengantarkan kita pada pemahaman mengenai teknologi yaitu :
  1. Joan Woodward
Mengajukan 3 jenis teknologi produksi yaitu unit, masa dan proses. Kontribusi utamanya terletak pada pengidentifikasian hubungan yang mencolok antara kelas-kelas teknologi itu dengan struktur selanjutnya dari perusahaan-perusahaan tersebut, dan menunjukkan bahwa keefektifan perusahaan tersebut ada kaitannya dengan kecocokan antara teknologi dan struktur.
  1. Charles Perrow
Menawarkan pandangan ang lebih luas mengenai teknologi dengan melihat dengan pengetahuan. Ia mengidentifikasi 2 dimensi dasar tentang teknologi pengetahuan, yaitu :
  1. Task variability
  2. Process analyzability
Pada kedua hal tersebut dikombinasikan untuk menciptakan 4 jenis teknologi, yaitu :
  • Routine
  • Engineering
  • Craft
  • Nonroutine
Sel
Teknologi
Karakteristik struktural





Formalisasi
Sentralisasi
Rentang kendali
Koordinasi dan kontrol
1
Routine
Tinggi
Tinggi
Lebar
Perencanaan dan peraturan kaku
2
Engineering
Rendah
Tinggi
Moderat
Laporan dan rapat
3
Craft
Moderat
Rendah
Moderat-lebar
Pelatihan dan rapat
4
Nonroutine
Rendah
rendah
Moderat-sempit
Norma dan rapat kelompok


  1. James Thomson
Memperlihatkan bahwa saling ketergantungan yang diciptakan oleh teknologi penting dalam menentukan struktur sebuah organisasi. Ia mengientifikasi teknologi menjadi 3 jenis, yaitu :
  1. Long linked technology
Masukan                                    Keluaran                       
                       
  1. Mediating technology




  1. Intensive technology









                Umpan balik


Pengaruh industri dan besaran pada teknologi
Industri menghmbat pilihan teknologi. Tetapi organisasi harus mencapai suatu besaran tertentu sebelum kemajuan dapat diperoleh dari keuntungan yang ditawarkan teknologi yang lebih kompleks. Keputusan untuk menerima sebuah teknologi yang kompleks kemungkinan tidak akan diambil sampai organisasi tersebut mencapai besaran yang cukup untuk menggunakan kesempatan yang diberikan oleh economic of scale. Dengan demikian besaran menentukan teknologi.
Berikut ini adalah hubungan dari ketiganya :








Hubungan teknologi dan struktur (kompleksitas, formalisasi, dan sentralisasi)
  • Teknologi dan kompleksitas = positif (searah)
  • Teknologi dan formalisasi = positif (searah)
  • Teknologi dan sentralisasi = tidak konsisten





Sumber : ( Robbins, 1994 : 4 )
Nama     : Atina Intan C.            NIM : 041211231096            Kelas : j
Tugas Resume Teori Organisasi Bab 7
TEKNOLOGI
Pengertian
Teknologi merujuk pada informasi, peralatan, teknik, dan proses yang semuanya dibutuhkan untuk mengubah input menjadi output. Konsepnya memang sangat teknikal, tetapi ini dapat berlaku di semua jenis organisasi.
Paradigma 1
Joan Woodward
Penelitiannya berfokus pada teknologi produksi, adalah usaha besar pertama yang melihat struktur organisasi dari perspektif teknologi. Usaha yang dilakukannya yaitu dengan menghubungkan struktur umum dan efektivitas organisasi, namun gagal. Dikarenakan keanekaragaman struktural terlalu besar.
  • Mengkategorisasikan 3 jenis teknologi:
    • Unit Production  custom-made production
    • Mass Production  produksi massal
    • Process Production  produsen proses otomatis seperti pembuatan bahan kimia, perusahaan minyak
Woodward menemukan bahwa terdapat :
  1. hubungan yang jelas antara klasifikasi teknologi tersebut dan struktur selanjutnya dari perusahaan
  2. keefektifan organisasi ada kaitannya dengan “kesesuaian” antara teknologi dengan struktur.
Paradigma 2
Charles Perrow
    Perrow lebih memperhatikan teknologi pengetahuan (knowledge) daripada teknologi produksi.
  • Definisi teknologi PERROW:
“Tindakan yang dilakukan seorang individu terhadap sebuah objek, dengan atau tanpa bantuan alat atau perlengkapan mekanis untuk membuat perubahan tertentu pada objek tersebut”
  • 2 dimensi dasar knowledge technology:
    • Task Variability  menilai dari keanekaragaman kerutinan yang dilakukan dalam organisasi  mulai dari yang sederhana sampai pada yang kompleks
    • Problem Analyzability  jenis prosedur analisis yang diikuti untuk mendapatkan metode yang sesuai untuk menghasilkan alternatif respon pada tugas  mulai dari yang sangat terdefinisikan (teori banget – well defined) sampai pada yang intuitif (ill defined)
Perrow juga mengemukakan bahwa task variability serta problem analyzability berkorelasi secara positif.  Perrow menyatakan bahwa metode control dan koordinasi harus bervariasi sesuai dengan teknologi. Makin rutin teknologinya, maka makin tinggi organisasi tersebut distruktur. Sebaliknya, teknologi nonrutin membutuhkan fleksibilitas structural yang lebih besar.
Aspek-aspek utama dari struktur yang dapat dimodifikasi kepada teknologi :
  1. Tingkat keleluasaan yang dapat dilakukan untuk menyelesaian tugas
  2. Kekuasaan kelompok untuk mengontrol tujuan dan strategi dasar unit
  3. Tingkat saling ketergantungan antara kelompok tersebut
  4. Tingkat sejauh mana kelompok tersebut turut serta dalam mengkoordinasi pekerjaan mereka, baik dengan umpan balik atau perencanaan dari orang lain.
Secara sederhana dapat dikatakan bahwa cara terbaik menyelesaikan kebanyakan teknologi rutin (sel1) adalah melalui koordinasi dan control yang distandarisasi.teknologi tersebut harus mempunyai formalisasi maupun sentralisasi yang tinggi.
Paradigma 3
James Thompson
Kontribusi Thompson menunjukkan bahwa :
    • teknologi menentukan pemilihan strategi untuk mengurangi ketidakpastian
    • Pengaturan struktur yang spesifik dapat membantu mengurangi ketidakpastian
Thompson berusaha utk menciptakan skema klasifikasi umum dalam menghadapi sejumlah teknologi pada organisasi yang kompleks.
Implikasi structural dari kerangka kerja Thompson kurang jelas dibandingkan dengan yang didapat dari karya Woodward dan Perrow. Pada dasarnya, setiap teknologi menciptakan semacam saling ketergantungan. Long-linked technology diikuti sequential interdependence – prosedurnya sangat distandarisasi dan harus dilaksanakan dalam rangkaian tertentu.
  • Mediating technology    : kompleksitas rendah, formalisasi tinggi
  • Long-linked technology    : kompleksitas dan formalisasi moderat
  • Intensive technology    : kompleksitas tinggi, formalisasi rendah
Klasifikasi teknologi dari Thompson
  1. Mediating technology


Masukan     Keluaran


  1. Long-linked technology







  1. Intensive technology






    Keluaran





TEKNOLOGI DAN STRUKTUR
  • Teknologi dan Kompleksitas
  • Teknologi rutin, kompleksitas rendah
  • Teknologi nonrutin, kompleksitas tinggi
  • Teknologi dan Formalisasi
  • Teknologi rutin, Formalitas tinggi
  • Teknologi nonrutin, formalitas rendah
  • Teknologi dan Sentralisasi
  • Teknologi rutin, sentralisasi tinggi
  • Teknologi nonrutin, sentralisasi rendah