Nama : Marlise T. Rihi
Nim : 041211231034
Evolusi Teori Organisasi
Teori Klasik Organisasi (TIPE I, 1900-1930)
Pada tipe ini juga di kenal sebagai aliran klasik, sehingga pada dasarnya masing-masing melihat organisasi sebagai system tertutup yang diciptakan untuk mencapai tujuan dengan efisien. Hal-hal yang menjadi kata kunci dalam mengemukakan teori ini ialah : efisiensi, rasionalitas, kontrol, pertentangan antara pemilik dan tenaga kerja. Akhirnya, mereka mampu mengembangkan prinsip atau model universal yang dapat digunakan pada semua keadaan.
Pada tipe ini juga di kenal sebagai aliran klasik, sehingga pada dasarnya masing-masing melihat organisasi sebagai system tertutup yang diciptakan untuk mencapai tujuan dengan efisien. Hal-hal yang menjadi kata kunci dalam mengemukakan teori ini ialah : efisiensi, rasionalitas, kontrol, pertentangan antara pemilik dan tenaga kerja. Akhirnya, mereka mampu mengembangkan prinsip atau model universal yang dapat digunakan pada semua keadaan.
- Frederick taylor dan scientific manajemen
Frederic mengusulkan empat prinsip scientific management yang menurutnya akan menghasilkan kenaikan yang berarti dalam produktifitas :
- penggantian metode kira-kira untuk menentukan setiap elemen daari pekerjaan seorang
pekerja yang ditentukan secara ilmiah.
(2) seleksi dan pelatihan pekerja secara ilmiah;
(3) kerjasama antara manajemen dan buruh untuk menyelesaikan tujuan pekerjaan yang
sesuai dengan tujuan ilmiah
(4) pembagian yang lebih merata diantara para manajer dan para pekerja.
- Max weber dan birokrasi
menyebut struktural ideal ini sebagai birokrasi. Birokrasi adalah model yg paling efisien dan efektif untuk organisasi yg mempunyai tingkat kompleksitas tinggi seperti : perusahaan, pemerintah, dan militer. Max Weber berpegang pada sebuah konsep yakni Rasional Legal, di mana konsep ini memberikan penekanan pada Hak untuk melaksanakan berdasarkan kedudukan yang ditetapkan secara legal. Struktur tersebut dicirikan dengan adanya pembagian kerja, sebuah hirarki wewenang yang jelas, prosedur seleksi yang formal, peraturan yang rinci, serta hubungan yang tidak didasarkan atas hubungan pribadi (impersonal).
- Ralph C. Davis dan perencanaan rasional
Davis mengatakan bahwa tujuan utama sebuah perusahaan adalah pelayanan ekonomis. Tidak ada perusahaan yang hidup jika tidak dapat memberikan niai ekonomis. Nilai ekonomis ini dikembangkan melalui aktivitas yang dilakukan oleh para anggota nya untuk menciptakan produk atau jasa organisasi.
Aliran Neoklasik (TIPE II, 1930-1960)
- Warren Bennis dan Birokrasi
Bennis mengatakan bahwa pengambilan keputusan pada birokrasi yang disentralisasi, kepatuhan kepada wewenang, serta pembagian kerja yang sempit diganti dengan struktur yang desentralisasi dan demokratis yang diorganisasi disekitar kelompok yang fleksibel.
- Chester BaJ.rnand dan sistem kerja sama
Mempersatukan pandangan taylor, fayol, dan weber sebagai hasil kajian hawthorne membawa kita kepada kesimpulan bahwa organisasi merupakan sistem kerjasama. Chester lebih menekankan aspek psikologis daripada aspek teknis ekonomis. Ia mencetuskan teori “Organisasi sebagai sistem sosial” yang merujuk pada kesimpulan yang ia dapatkan dari teori klasik tersebut. Ia berpikir bahwa Organisasi terdiri dari tugas-tugas yang harus dipertahankan pada suatu tingkat keseimbangan
- Abraham Maslow
Ia mengemukakan beberapa hal mengenai tingkat kebutuhan manusia. Yakni
– Kebutuhan fisik (makan, pakaian, tempat tinggal).
– Kebutuhan akan keamanan.
– Kebutuhan sosial (berkumpul dan bergaul).
– Kebutuhan pengembangan diri (berkembang dan berkarya.
– Kebutuhan aktualisasi diri (berbeda dengan manusia lain).
- Warren Bennis dan Birokrasi
Bennis mengatakan bahwa pengambilan keputusan pada birokrasi yang disentralisasi, kepatuhan kepada wewenang, serta pembagian kerja yang sempit diganti dengan struktur yang desentralisasi dan demokratis yang diorganisasi disekitar kelompok yang fleksibel. Pengaruh didasakan atas kekuasaan mulai diganti dengan pengaruh yang berasalkan dari keahlian. Webber yang beragumentasi bahwa birokrasi adalah organisasi yang ideal maka Warren Bennis menyatakan yang sebaliknya-kondisi saat ini menunjukkan bahwa bentuk organisasi ideal yang fleksibel.
Aliran Kontigensi (TIPE III,1960-1975)
Ada teori ini sudah mulai ada perubahan yang cukup signifikan dengan tipe-tipe sebelumnya sebab tipe ini sudah menganut system terbuka, artinya organisasi itu sudah mulai berhubungan dengan eksternal baik organisasi lain maupun dengan lingkunganya, sehingga didapatlah organisasi yang dinamis dan terbuka dengan hal-hal baru yang berasal dari luar organisasi itu sendiri.selain itu organisasi ini juga masih mengutamakan pada aspek rasionalitasnya.baik kekuatan belap yang mekanistik maupun kekuatan yang terang humanistic dapat memperkuat pembuktian bahwa pemecahan mereka, dan hanya pemecahan mereka, adalah yang benar untuk semua keadaan. Konflik antara tesis dan anti tesis membawa kita kepada sebuah sintesis yang member pedoman yang lebih baik bagi para manajer. Sintesis tersebut adalah pendekatan.
Ada teori ini sudah mulai ada perubahan yang cukup signifikan dengan tipe-tipe sebelumnya sebab tipe ini sudah menganut system terbuka, artinya organisasi itu sudah mulai berhubungan dengan eksternal baik organisasi lain maupun dengan lingkunganya, sehingga didapatlah organisasi yang dinamis dan terbuka dengan hal-hal baru yang berasal dari luar organisasi itu sendiri.selain itu organisasi ini juga masih mengutamakan pada aspek rasionalitasnya.baik kekuatan belap yang mekanistik maupun kekuatan yang terang humanistic dapat memperkuat pembuktian bahwa pemecahan mereka, dan hanya pemecahan mereka, adalah yang benar untuk semua keadaan. Konflik antara tesis dan anti tesis membawa kita kepada sebuah sintesis yang member pedoman yang lebih baik bagi para manajer. Sintesis tersebut adalah pendekatan.
Inti dari teori kontingensi ini ialah :
1. Suatu organisasi harus berhubungan dengan lingkungannya.
2. Organisasi yg efektif adalah jika struktur. organisasinya mampu menyesuaikan dengan karakteristik
lingkungannya
3. Adaptabilitas dan fleksibilitas dalam proses pengambilan keputusan.
Pada teoritikus tipe 3, organisasi dilihat sebagai alat untuk mencapai tujuan. Mereka
berkonsentrasi pada sasaran, teknologi, dan ketidakpastian lingkungan sebagai variabel-variabel
kontingensi utama yang menentukan struktur yang tepat yang seharusnya berlaku bagi organisasi.
Aliran post modern (TIPE IV ,1975- Sekarang)
Tipe ini merupakan tipe yang paling terbaru dan mutakhir tentang organisasiyang pada dasarnya yang memusatkan perhatian pada sifat politis organisasi.pada tipe ini seperti tipe sebelumnya sudah menganut sisem terbuka. March dan Simon menentang gagasan klasik mengenai yang rasional ataupun optimum. Mereka mengusulkan model organisasi itu di ubah-model yang sangat berbeda dari pandangan system kerja sama yang rasional. Artinya model ini sudah sangat mengacu pada aspek social.
Tipe ini merupakan tipe yang paling terbaru dan mutakhir tentang organisasiyang pada dasarnya yang memusatkan perhatian pada sifat politis organisasi.pada tipe ini seperti tipe sebelumnya sudah menganut sisem terbuka. March dan Simon menentang gagasan klasik mengenai yang rasional ataupun optimum. Mereka mengusulkan model organisasi itu di ubah-model yang sangat berbeda dari pandangan system kerja sama yang rasional. Artinya model ini sudah sangat mengacu pada aspek social.
Hasilnya adalah pandangan bahwa struktur bukanlah merupakan usaha yang rasional dari para manajer untuk menciptakan struktur yang paling efektif, tetapi merupakan hasil dari suatu pertarungan politis diantara koalisi-koalisi didalam organisasi untuk memperoleh kontrol.
1. Batas Kognitif Rasionalitas March dan Simon
March dan Simon menentang gagasan klasik mengenai keputusan yang rasional dan optimum, karena dianggapnya keputusan alternatif juga memberi kepuasan sendiri, dan model yang diperbaiki ini mengakui keterbatasan rasionalitas pengambilan keputusan
2. Pfeffer Sebagai Arena Politik
Berdasarkan karya Simon dan March, Pfeffer manciptakan teori organisasi yang mencakup koalisi kekuasaan, konflik atas tujuan, serta keputusan desain organisasi yang mendukung kepentingan pribadi dari mereka yang berkuasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar